Awas Downtime! 5 Komponen Elektronik Industri yang Paling Sering Rusak Menjelang Lebaran/Akhir Tahun
Menjelang periode Lebaran atau akhir tahun, aktivitas produksi di banyak industri biasanya meningkat drastis. Mesin bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengejar target produksi. Namun kondisi ini sering menyebabkan downtime mesin akibat kerusakan komponen elektronik.
Bagi teknisi dan tim maintenance, memahami komponen yang paling sering rusak sangat penting untuk mencegah kerugian besar. Artikel ini membahas komponen elektronik industri yang wajib dicek sebelum masa produksi padat.
Kenapa Downtime Sering Terjadi Saat Peak Season?
Downtime mesin biasanya meningkat saat beban kerja tinggi karena beberapa faktor berikut:
- Jam operasional mesin meningkat drastis
- Suhu kerja lebih tinggi dari kondisi normal
- Beban listrik tidak stabil
- Komponen sudah mendekati umur pakai
- Kurangnya preventive maintenance
Karena itu, pengecekan komponen elektronik sebelum masa produksi sibuk sangat penting untuk mencegah kerusakan mendadak.
5 Komponen Elektronik Industri yang Paling Sering Rusak
1. Power Supply Industri
Power supply merupakan komponen vital yang mengatur tegangan untuk seluruh sistem. Kerusakan pada power supply dapat menyebabkan mesin mati total atau sistem kontrol error.
Penyebab umum:
- Tegangan listrik tidak stabil
- Overheat akibat penggunaan terus-menerus
- Kapasitor internal melemah
Tips: Pastikan ventilasi baik dan lakukan pengecekan tegangan secara berkala.
---2. Relay dan Kontaktor
Relay dan kontaktor berfungsi sebagai saklar otomatis dalam sistem industri. Komponen ini sering rusak karena switching yang terlalu sering saat produksi meningkat.
Penyebab umum:
- Kontak terbakar
- Aus karena penggunaan tinggi
- Lonjakan arus listrik
3. Sensor Industri
Sensor digunakan untuk membaca kondisi mesin seperti suhu, posisi, atau tekanan. Jika sensor rusak, sistem otomatisasi bisa gagal bekerja dengan benar.
Penyebab umum:
- Lingkungan berdebu atau lembab
- Getaran mesin
- Kerusakan kabel
4. Kapasitor
Kapasitor berfungsi menyimpan dan menstabilkan energi listrik. Komponen ini sangat rentan terhadap suhu tinggi dan penggunaan jangka panjang.
Tanda kerusakan:
- Kapasitor menggembung
- Mesin sulit start
- Tegangan tidak stabil
5. Modul Kontrol dan PCB
Modul kontrol atau PCB adalah pusat pengendali sistem otomatisasi. Kerusakan pada komponen ini dapat menghentikan seluruh proses produksi.
Penyebab umum:
- Lonjakan tegangan
- Suhu berlebih
- Kelembaban tinggi
- Usia komponen
Dampak Downtime bagi Industri
Kerusakan komponen elektronik tidak hanya menyebabkan mesin berhenti, tetapi juga berdampak besar pada operasional perusahaan:
- Kerugian produksi
- Keterlambatan pengiriman
- Biaya perbaikan tinggi
- Produktivitas menurun
Karena itu, perawatan dan penggantian komponen sebelum peak season sangat disarankan.
Tips Mencegah Kerusakan Komponen Industri
- Lakukan preventive maintenance rutin
- Cek suhu dan tegangan mesin secara berkala
- Gunakan komponen berkualitas
- Siapkan sparepart cadangan
- Lakukan inspeksi sebelum masa produksi padat
Kesimpulan
Menjelang Lebaran atau akhir tahun, beban kerja mesin meningkat dan risiko kerusakan komponen elektronik juga lebih tinggi. Dengan memahami komponen yang paling sering rusak seperti power supply, relay, sensor, kapasitor, dan modul kontrol, perusahaan dapat mencegah downtime dan menjaga kelancaran produksi.
Butuh Sparepart Elektronik Industri Berkualitas?
Jangan tunggu mesin berhenti! Pastikan komponen elektronik industri Anda dalam kondisi terbaik bersama Jabbar Electronics. Tersedia berbagai sparepart elektronik industri berkualitas untuk kebutuhan teknisi dan perusahaan.
👉 Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp:
https://wa.me/message/A3EVIJVFXUJMB1